PAPER
ENGLISH
DOSEN PENGAMPU : Ibu Vibry Andina Nurhidayah, S. Pd., M. Hum
Disusun Oleh:
Sukron Amin ( 11711140 )
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
(FTIK)
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
PONTIANAK
2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam selalu kami
limpahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para
sahabatnya, atas jasa beliau kita sebagai ummat islam bisa melihat dunia ini
dipenuhi akhlaq yang mulia, rahmat, dan kasih sayang yang selalu tumbuh
diantara ummatnya.
Ucapan terima kasih saya berikan kepada Ibu Vibry Andina
Nurhidayah, S. Pd., M. Hum. selaku dosen pengampu mata kuliah bahasa inggris yang
telah membimbing saya dan teman-teman yang turut memberi motivasi kami, dan tak
lupa kepada semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.
Saya menyusun
makalah dari semua materi ini dalam rangka supaya pembaca dapat mengetahui dan
memahami pengetahuan bahasa inggris lebih dalam.
Dunia ini tidak ada yang sempurna, oleh karena itu kami memohon
maaf atas kesalahan yang terdapat dalam makalah saya. Saya juga mengharap
kritik dan saran dari pembaca, agar saya dapat menjadi lebih baik lagi dan
makalah ini bisa lebih sempurna dan lebih bermanfaat bagi pendidikan saya
khususnya dan pembaca umumnya.
Pontianak, Desember 2018
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang..............................................................................................
1
BAB II PEMBAHASAN
A.
Imperative.....................................................................................................
3
B.
Modals..........................................................................................................
8
C.
Gerund..........................................................................................................
10
D.
Relative Clause.............................................................................................
12
E.
Question Tag.................................................................................................
15
F.
Phrase............................................................................................................
20
G.
Clause............................................................................................................
22
H.
Idiom.............................................................................................................
25
I.
Have and Has................................................................................................
27
J.
Direct and Indirect........................................................................................
34
K.
Linking Verb.................................................................................................
36
L.
Demonstrative...............................................................................................
38
BAB III PENUTUP
A.
Simpulan.......................................................................................................
41
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Jika
Anda sedang belajar bahasa Inggris di sebuah perguruan tinggi, sekolah atau
lembaga pendidikan lebih lanjut, Anda bergabung dengan sekitar satu miliar
orang lainnya di seluruh dunia yang terlibat dalam pengejaran yang sama. Namun,
karena Anda mencoba untuk menghafal tata bahasa yang tepat, dan mencoba untuk
menghindari kesalahan umum untuk mahasiswa yang mempelajari bahasa Inggris,
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Anda dapat belajar bahasa Inggris di tempat
pertama.
Bahasa
memainkan peran penting dalam kehidupan manusia. Satu berusaha untuk
memperoleh, mempelajari dan menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, dan
sekaligus sebagai simbol sosial kemanusiaan. Dengan menggunakan bahasa
seseorang bisa membuat pernyataan, menyampaikan fakta dan pengetahuan,
menjelaskan atau melaporkan sesuatu, dan menjaga hubungan sosial antara para
pengguna bahasa. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan bahasa, orang
dapat mengekspresikan ide-ide mereka, perasaan, dll informasi melalui
komunikasi.
Di
negara berkembang seperti seperti Indonesia, Inggris memiliki peran vital dalam
semua aspek kehidupan, khususnya dalam sains dan teknologi. Selain itu, dapat
digunakan untuk mengembangkan hubungan dalam forum internasional, untuk membaca
buku bahasa Inggris (terutama untuk siswa dari sekolah dasar sampai dengan
perguruan tinggi / universitas), untuk mempererat hubungan antar bangsa-bangsa
di dunia, dll Sebagai siswa, kita belajar bahasa Inggris dimaksudkan untuk
memperoleh berbagai pengetahuan, untuk memahami dan memahami buku teks belajar
dalam bahasa Inggris, untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan, dan siap
masuk ke universitas, sebagai salah satu persyaratan tes bagi siswa SMA senior
(SMA), dll Melihat peran penting di atas bahasa Inggris, itulah sebabnya bahasa
Inggris amat penting untuk memahami dan menguasai oleh setiap orang di seluruh
dunia sejak tahun sebelumnya.
Sebagai
bahasa global atau universal, bahasa Inggris tidak hanya memungkinkan kita
untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan setiap orang di seluruh dunia,
tetapi juga bisa mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik. Selain itu, kami
juga harus menyadari bahwa negara-negara barat memainkan peran luar biasa dalam
mengembangkan dan menjaga ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi, jika kita ingin
menjadi ilmuwan terampil, ahli bahasa, dan mampu bersaing dengan negara-negara
lain di dunia, kita harus memahami, menguasai dan mempelajari bahasa yang
mereka gunakan, yaitu bahasa Inggris.
Terakhir,
jika Anda belajar bahasa Inggris di sekolah, perguruan tinggi atau universitas,
ingat bahwa mendapatkan nilai 'A' dalam bahasa Inggris hampir tidak berharga,
dalam hal komunikasi, jika Anda tidak dapat berbicara bahasa. Disampaikan
Bahasa Inggris digunakan dalam karir terbaik, universitas terbaik, dan semakin
banyak digunakan di wawancara kerja. Jadi suka atau tidak, bahasa Inggris
adalah bahasa yang sangat penting untuk belajar bagaimana berbicara.
Bahasa
Inggris diucapkan sebagai bahasa pertama oleh sekitar 375 juta, sebagai bahasa
kedua oleh banyak orang dan sebagai bahasa asing oleh sekitar 750 juta. Ini
memiliki status resmi atau khusus di sedikitnya 70 negara dan sedang dipelajari
oleh sekitar satu miliar orang. Angka-angka ini sendiri membuat bahasa Inggris
penting untuk belajar.
1.
Pariwisata,
tujuan wisata utama seperti Amerika Serikat, Inggris dan Australia semua
menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Selain itu, negara-negara
Inggris bahkan non-berbahasa sering menawarkan layanan wisata dalam bahasa
Inggris.
2.
Media,
Sebagian besar, musik film di dunia dan buku-buku dalam bahasa Inggris. Anda
dapat pengalaman media ini tangan pertama tanpa mendapatkan terjemahan yang
tidak sempurna di jalan.
3.
Internet,
Mengetahui bahasa memfasilitasi penggunaan World Wide Web karena sebagian besar
informasi dunia disimpan dan halaman web dalam bahasa Inggris.
4.
Bisnis,
Ketika seorang manajer Jepang, produsen dan pelanggan Meksiko Prancis bertemu
di lokasi internasional, mereka berkomunikasi dalam bahasa Inggris, karena itu
telah menjadi bahasa dunia untuk bisnis.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Kalimat Imperative
1.
Pengertian
Imperative Sentence
Apakah yang dimaksud dengan Kalimat Perintah/ Imperative Sentence?
Kalimat Perintah yaitu kalimat untuk memberitahu seseorang
melakukan pekerjaan atau kegiatan, biasanya dengan cara yang kuat dan secara
langsung. Imperative sentence adalah tipe kalimat (sentence type) yang
digunakan untuk membuat perintah (command), permintaan (request), atau petunjuk
(direction).
2.
Penggunaan
Imperative Sentence
Kalimat Perintah digunakan untuk memberikan memberikan instruksi,
saran, perintah, peringatan atau arah.
Contoh Kalimat Perintah/ Imperative Sentence
Kalimat perintah yang tidak terlalu sopan biasanya dapat dilihat
dari sebuah situasi lawan bicara.
Contoh:
Father to son: Do your homework now!
(Kerjakan PR kamu sekarang!)
Teacher to student: Bring your English book to the class tomorrow!
(Bawa buku Bahasa Inggris mu ke kelas besok!)
Commander to soldier: Wake up at 6 in the morning, soldiers!
(Bangun jam 6 pagi, prajurit!)
Boss to worker: Prepare the report and send it to the customer!
(Siapkan laporan dan kirim itu ke pelanggan!)
Friend to friend: Come with me! I’ll show something.
(Ikut dengan ku! Aku akan menunjukkan sesuatu)
Contoh kalimat perintah di atas adalah sah-sah saja bila orang yang
diperintah lebih muda dari pada yang memerintah, baik dari segi umur atau
jabatan.
3.
Imperatives
– Positive Form
Untuk membuat kalimat perintah yang positif, kalian harus
mengunakan kata kerja pertama dan jangan ditambah dengan “to, -s, -ing”
Contoh:
Come here.
(Kemari)
Open your books.
(Buka buku mu)
Hurry up. We’re late.
(Cepat. Kita terlambat)
Push the door.
(Dorong pintu nya)
Pull the door.
(Tarik pntu nya)
Close the window.
(Tutup jendela nya)
Jangan membuat kalimat perintah seperti ini (to come, comes,
coming, come you)
Berikut ini merupakan contoh kalimat perintah yang ramah, biasanya
sangat identik dengan penambahan “please”
Contoh:
Shut the windows, please.
(Tolong tutup jendela)
Please help me.
(Tolong bantu saya)
Open the door please.
(Tolong buka pintu nya)
Turn to page 5.
(Kembali ke halaman 5)
Come in.
(Silahkan masuk)
Go out.
(Pergi)
Speak to Jack.
(Bicara kepada Jack)
Please write your name on paper.
(Tolong tulis nama Anda di kertas)
Drink some water.
(Minumlah air)
Go, please.
(Tolong keluar)
Imperatives – Negative Form
Kalimat perintah negatif biasanya identik dengan sebuah larangan.
Pengertian, Penggunaan, Pola
Kalimat Perintah "Imperative Sentence" Positif dan Negatif Beserta
Contoh Lengkap Dengan Arti
Untuk membuat kalimat perintah negatif, kalian harus menggunakan
“don’t/ do not” dan kata kerja bentuk pertama.
Ingat! jangan menambahkan dengan “to, -s, -ing ” pada kata kerja.
Contoh:
Don’t come here.
(Jangan datang kemari)
Don’t stop here.
(Jangan berhenti disini)
Kalian dapat menambahkan “Please” untuk kalimat perintah yang lebih
sopan. Jangan lupa untuk menambahkan tanda baca “koma” (,)
Contoh:
Don’t come here, please.
(Tolong jangan datang kemari)
Don’t come here, please.
(Tolong jangan berhenti disini)
Jangan membuat kalimat perintah seperti ini (don’t to come, comes,
coming, come you)
Contoh beberapa kalimat perintah negatif yang lain:
Don’t push the door.
(Jangan mendorong pintu)
Don’t pull the door.
(Jangan menarik pintu)
Don’t shut the windows.
(Jangan menutup jendela)
Don’t eat any meat.
(Jangan makan daging)
Don’t open the window, please.
(Tolong jangan membuka jendela)
Please, don’t come in.
(Tolong jangan masuk)
Don’t go out.
(Jangan keluar)
Don’t speak to him.
(Jangan bicara dengan nya)
Please don’t write your name on paper.
(Tolong jangan menulis nama kamu di kertas)
Don’t drink any water.
(Jangan minum air)
Don’t go, please.
(Tolong jangan pergi)
B.
Modals
1.
Pengertian
Modals
According
to Wishon and Burks (230: 1980), “Modals are auxiliaries that do not change
grammatical form”. Modals adalah kata bantu yang tidak mengubah bentuk
gramatikal/tata bahasa.
2.
Daftar
Modals Dalam Bahasa Inggris
Berikut
daftar modals dalam Bahasa Inggris beserta penjelasannya:
Can Could
May Might
Will Would
Shall Should
Must Ought to
CAN mengungkapkan:
ability (kemampuan): Dina can speak English.
permission (permisi/ijin): Can I bring this book?
possibility (kemungkinan): Smoking can be dangerous for our health.
COULD mengungkapkan:
past ability (kemampuan di waktu lampau): When she was young, she
could run every day.
permission (permisi/ijin): Could you help me? (could lebih formal
dan sopan dari can)
bentuk lampau dari can: We know she can play tennis → We know she
could play tennis.
MAY mengungkapkan:
possibility (kemungkinan): It may rain tonight.
permission (permisi/ijin): May I borrow your pencil? (May lebih
formal dan sopan dari can dan could)
MIGHT mengungkapkan:
possibility (kemungkinan): They might come tonight. (might lebih
lemah dari may)
permission (permisi/ijin): Might I go now? (Might lebih formal dan
sopan dari may, can dan could)
WILL mengungkapkan:
assumption (pengiraan): I will not be at home this evening.
mild promise (janji ringan): I will help you if I can.
request (permintaan): Will you put this dictionary?
refusal (penolakan): I won’t go to Jakarta. (dalam bentuk negative)
3.
PENGGUNAAN
MODALS
Beberapa
ketentuan dalam penggunaan Modals:
Modals diikuti oleh kata kerja dasar. Contoh: can be, will eat,
should go, must read, could sing, ought to speak, dll. Modals dapat digunakan
dalam semua subjek tanpa harus menambahkan akhiran -s. Contoh:
I/You/We/They/He/She/It can swim. Gunakan modals di depan subjek dalam membuat
kalimat tanya. Contoh: She will go → Will she go? They can sing → Can they
sing?
Tambahkan NOT dalam membuat kalimat negatif. Contoh: cannot, will
not, could not, must not.
Baca juga: Negative Contraction dalam Bahasa Inggris
CONTOH KALIMAT MENGGUNAKAN MODALS
I can drive a car, but I can’t drive a motorcycle.
May I borrow your pencil?
I thought that My father might like to use hat.
You
should stop playing games.
C.
Gerund
1.
Pengertian
Gerund
Menurut
Wishon (1980: 268), “gerund is the –ing form of the verb used as a noun.”
Gerund adalah bentuk –ing dari kata kerja yang digunakan sebagai kata benda.
Perlu diketahui bahwa Gerund memiliki bentuk yang sama dengan present
participle yakni verb-ing. Kita lihat penjelasan gerund berikut:
a.
Gerund/Simple
Gerund:
Contoh gerund/simple gerund diantaranya:
Verb + ing: reading, dancing, swimming, camping, listening,
writing, etc.
Reading is my hobby.
I like writing.
Singing is beautiful.
Gerund Phrase:
Yakni gerund yang diikuti oleh objek atau didahului oleh possessive
adjective, contohnya:
Gerund + object: reading a novel, writing a story.
Possessive + gerund: your singing
Reading a novel is my hobby.
I like writing a short story.
Your singing is beautiful.
b.
Penggunaan
Gerund Dalam Kalimat
Sebagai kata benda, gerund dapat
menempati posisi noun, diantaranya menempati posisi sebagai subject, object dan
complement.
1)
Gerund
as Subject (Gerund sebagai Subjek)
Reading
is my hobby.
Swimming
is my favorite sport.
Listening
to music makes me happy.
2)
Gerund
as Object (Gerund sebagai Objek)
Shinta
and Shanti like singing.
Renata
enjoys dancing.
They
enjoy playing cards.
3)
Gerund
as Complement (Gerund sebagai komplemen)
Her
favorite hobby is dancing.
His
favorite sport is canoeing.
My
job is writing the script.
4)
Gerund
after Preposition (Gerund setelah Preposisi)
I am
tired of reading encyclopedia.
Thanks
for coming.
We
have to eat this pizza before leaving.
Are
you interested in learning English?
We
talked about going to Bandung.
I am
used to* speaking loudly.
You
object to* signing this letter.
She
is looking forward to* hearing good news.
I am
accustomed to* sleeping late on the weekend.
*to dalam kalimat tersebut adalah preposition, jadi harus diikuti
oleh gerund. Ada 4 preposition ‘to’ yang diikuti oleh gerund diantaranya: be
used to, object to, be looking forward to, be accustomed to.
c.
Verb
(Kata Kerja) Yang Diikuti Oleh Gerund
Ada beberapa verb (kata kerja) tertentu yang diikuti oleh gerund,
diantaranya:
admit apreciate avoid consider
continue defer delay deny
detest dislike enjoy escape
excuse face finish forgive
imagine keep mind miss
notice postpone practice prevent
quit resent resist risk
suggest stop understand mention
can't help can't stand
Contoh kalimat verb (kata kerja)
yang diikuti gerund:
He admitted stealing the ring.
We will continue studying soon.
I enjoy spending time at home.
Don’t give up! Keep fighting!
Let’s practice speaking for the final test.
I can’t stop watching movie.
D.
Relative Clause
1.
Pengertian
Relative Clause
Relative clause digunakan untuk memberikan informasi tambahan
tentang sesuatu tanpa membentuk kalimat baru. Sesuatu yang dimaksud dapat
berupa subjek atau objek dalam kalimat. Sehingga relative clause memiliki
posisi sebagai anak kalimat di dalam sebuah kalimat majemuk bertingkat. Dengan
menggunakan relative clause maka kalimat akan menjadi lebih efektif dan menghindari
pengulangan kata tertentu. Dalam bahasa Inggris, relative clause juga disebut
dengan adjective clause.
2.
Cara
Membentuk
Relative
clause akan diawali dengan relative pronoun yang menggantikan kata benda, frase
kata benda, atau kata ganti benda yang dijelaskan.
Relative Pronoun Fungsi
Who Menjelaskan subjek
berupa orang.
Whom Menjelaskan objek berupa
orang.
Which Menjelaskan subjek atau
objek berupa benda selain orang, seperti hewan, tumbuhan, atau benda lainnya.
Which Merujuk pada
keseluruhan kalimat.
When Menjelaskan keterangan
waktu.
Where Menjelaskan keterangan
tempat.
Why Menjelaskan alasan.
That Menjelaskan orang
atau benda, baik sebagai subjek maupun sebagai objek, hanya digunakan pada
jenis restrictive relative clauses. Restrictive clause adalah tipe klausa yang
apabila dihilangkan maka induk kalimatnya kehilangan informasi penting.
Restrictive clause berfungsi untuk memberikan informasi penting, bukan sekedar
informasi tambahan.
Berikut ini adalah perbandingan kalimat sederhana dengan kalimat kompleks
yang menggunakan relative clause.
Kalimat sederhana. Kalimat
kompleks dengan relative clause
Rudi loves Rita. Rudi
loves Rita whom is a teacher at an International School in Jakarta.
My bag was broken yesterday. My
bag which I loved the most was broken yesterday.
3.
CONTOH
KALIMAT
a.
Who
Mr. John who was the winner of a
singing competition in Germany came back to Indonesia and released his new
album last month.
Heni who gets scholarship from the
government will go to Spain next week to start her study.
b.
Whom
Rania met Tono whom is her best friend since she was in junior
highs school.
Yanto and Geraldine visit their teacher whom is very old and has
been retired.
c.
Which
The cat which always sleeps in front of my house never comes
anymore in a month.
The flower which is given by Renata is very beautiful.
I put a note which is full of advices on her desk.
Lily throw away all of papers which were used to print her thesis.
d.
Whose
Maria whose brother was a football player will get married with a
football player, too.
I called Finita whose books were borrowed by me last week.
e.
When
I remember my twenty seventh birthday. That was the day when I got
married with my husband.
Lesti arrived yesterday when Sinta went to Jakarta for a
conference.
f.
Where
Do you know the station where this bus will stop?
Bandar Lampung is the city where you can find my delicious foods.
g.
Why
I wonder about the reason why she resigned that soon from this
company which has given her outstanding facilities.
The policemen did not give us the reason why they arrested those
mysterious men.
h.
That
Galang that is the director of an international company never goes
to work by his private car. He always takes public transportation.
Prita was given a book that is
essential for her thesis by her lecturer.
E.
Question Tag
1.
Rumus
Question tag
linking verb “be”/auxiliary verb +/- not + pronoun
Keterangan:
linking verb “be” yaitu: is, am, are, was, were, sedangkan
auxiliary verb berupa primary auxiliary verb (be, do, have) atau modal
auxiliary verb (will, would, may, may, might, can, could, shall, should) yang
cocok dengan verb pada bagian pernyataan.
2.
Pronoun
cocok dengan subject pada bagian pernyataan.
Contoh Question Tag:
You love math, don’t you? (Kamu suka matematika kan?)
You don’t love math, do you? (Kamu tidak suka matematika kan?)
3.
Pembentukan
Question Tag
Berdasarkan general
rule (aturan umum) positive question tag dapat mengikuti negative sentence
(kalimat negatif). Begitu pula sebaliknya,
negative question tag dapat mengikuti positive sentence (kalimat
positif).
Question tag terdiri dari main verb (jika berupa linking verb
“be”), dummy auxiliary verb “do/does/did” (jika main verb bukan berupa linking
verb) atau auxiliary verb yang pertama (jika terdiri dari main verb dan satu
atau lebih auxiliary) +/- not + subjek (pronoun) yang disesuaikan dengan
kalimat utama.
negative
sentence, positive question tag
negative
sentence, positive question tag
Ahmad
didn’t come late, did he?
(Ahmad
tidak datang terlambat kan?)
Ahmad
came late, didn’t he?
(Ahmad
datang terlambat kan?)
The
man isn’t stingy, is he?
(Pria
tsb tidak pelit kan?)
The
man is stingy, isn’t he?
(Pria
tsb pelit kan?)
You
haven’t finished your homework, have you?
(Kamu
belum menyelesaikan PR-mu kan?)
You
have finished your homework, haven’t you?
(Kamu
telah menyelesaikan PR-mu kan?)
They
won’t attend the seminar, will they?
(Mereka
tidak akan menghadiri seminar kan?)
They
will attend the seminar, won’t they?
(Mereka
akan menghadiri seminar kan?)
4.
Intonasi
pada Question Tag
Kembali pada
tujuan dari penggunaan question tag, yaitu: menanyakan informasi atau meminta
persetujuan. Ketika menggunakannya untuk menanyakan informasi, posisi speaker
adalah tidak tahu apakah informasi tersebut benar atau salah. Pada kondisi
tersebut, question tag diberi penekanan dengan intonasi naik (rising
intonation). Sebaliknya, ketika tag ini digunakan untuk meminta persetujuan,
berarti speaker yakin bahwa informasi yang diketahui benar. Pada saat speaker
hanya mengharapkan jawaban yang mendukung keyakinannya tersebut, question tag dilafalkan
tanpa penekanan, dengan intonasi turun (falling intonation).
Contoh
Kalimat Question Tag:
You
didn’t drink alcohol, did you? (Kamu tidak minum alkohol kan?)
Jika
speaker tidak tahu apakah lawan bicaranya minum alkohol dan dia ingin tahu
jawabannya, question tag diberi penekanan dengan intonasi naik.
Jika
speaker hanya ingin tahu bahwa lawan bicaranya tidak minum alkohol dan hanya
mengharapkan penegasan, question tag tanpa penekanan dengan intonasi turun.
Lebih
Banyak Contoh Kalimat Question Tag
Beberapa
dari contoh kalimat question tag berikut mungkin tidak terlalu mengikuti
general rule sehingga mungkin agak membingungkan.
Contoh
Kalimat Question Tag (1)
Keterangan
(1)
Contoh
Kalimat Question Tag (2)
I’m
right, aren’t I?
spoken
English
Everything
is nice, isn’t it?
I’m
right, am I not?
formal
English
Let’s
go now, shall we?
Everybody
likes him, don’t they?
digunakan
they sebagai gender neuter pronoun.
Don’t
speak, will you?
Nothing
is impossible, is it?
Nothing=
no thing, sehingga kalimat menjadi negatif,
maka
question tag-nya positif.
This/that
is his bag, isn’t it?
Nobody
came late, did they?
Nobody=
no body, sehingga kalimat menjadi negatif,
maka
question tag-nya positif. Digunakan they sebagai gender neuter pronoun.
These/those
are your tools, aren’t they?
You
will never regret it, will you?
Never=
not ever, sehingga kalimat menjadi negatif,
maka
question tag-nya positif.
There
is an old house, isn’t there?
Kalimat-kalimat
dengan to be (am, is, are, was, were).
e.g.
I am as fat as he, aren’t I ?
I am
not as fat as he, am I ?
You
are government officer, aren’t you ?
You
are not government officer, are you ?
He
is a doctor, isn’t he ?
He
is not a doctor, is he ?
It’s
Johan’s dictionary, isn’t it ?
It
is not Johan’s dictionary, is it ?
She
wa late this morning, wasn’t she ?
She
was not late this morning, was she ?
Kalimat-kalimat
dengan kata kerja (verb), Question Tagnya dibentuk dengan menggunakan do, does,
did, sesuai dengan tenses dari kalimat itu sendiri.
e.g.
Last night you spent the night at the hotel, didn’t you ?
Last
night you didn’t spend the night at the hotel, did you ?
Johan
and Mary went to the party together, didn’t they?
Johan
and Mary didn’t go to the party together, did they ?
I
look pale, don’t I ?
I
don’t look pale, do I ?
She
goes to school by bus, doesn’t she ?
She
doesn’t go to school by bus, does she ?
The
students like English, don’t they ?
The
students don’t like English, do they ?
Kalimat-kalimat
dengan auxiliaries (can, may, must, will, should, would, have, has, had, etc.).
Question Tagnya dibentuk dengan mengulangi kembali auxiliary tersebut.
e.g.
Your father can speak English fluently, can’t he ?
Your
father can’t speak English fluently, can he ?
We
may go home now, mayn’t we ?
We
may not go home now, may we ?
They
will invite us, won’t they ?
They
will not invite us, will they ?
He
must study English, musn’t he ?
He
need not study English, need he ?
Children
should obey their parent, shouldn’t they ?
Children
shouldn’t obey their parent, should they ?
We
ought to study harder, oughtn’t we ?
We
ought not to study harder, ought we ?
Father
has left, hasn’t he ?
Father
has not left, has he ?
They
have been there may times, haven’t they ?
They
have not been there may times, have they ?
He
would rather stay home, wouldn’t he ?
He
would rather not stay home, would he ?
John
might be there, mightn’t he ?
John
might not be there, might he ?
She
had better go there, hadn’t she ?
She
had better not go there, had she ?
Untuk
idiomatic expression used to, Question Tag-nya dibentuk dengan did dan
auxiliary have to/has to dibentuk dengan do, does.
e.g.
He used to live here, didn’t he ?
He
didn’t use to live here, did he ?
We
have to practise our English, don’t we ?
We
don’t have to practise our English, do we ?
He
has to study grammar, doesn’t he ?
He
doesn’t have to study grammar, does he ?
Untuk
kalimat imperative, Question Tag-nya dibentuk dengan menggunakan will you dan
shall we. Perhatikan contoh-contoh berikut ini :
Stop
the noise, will you ?
Come
and see me tomorrow, will you ?
Let
me have a look, will you ?
Let
me read it for you, will you ?
Let’s
go for a walk, shall we ?
Let’s
go shopping, shall we ?
F.
Phrase
1.
Pengertian
Phrase
Phrase adalah
sebuah kelompok kata (kumpulan beberapa kata yang memiliki hubungan), yang
mengekspresikan suatu konsep yang bermakna, terkadang mengandung makna khusus
yang bersifat idiomatic, berfungsi sebagai suatu unit atau bagian dari clause
atau sentence, serta tidak mengandung pasangan subject-verb sehingga tidak
memenuhi syarat untuk disebut sebagai sebuah clause. Phrase bisa berbentuk
sangat panjang dan bisa juga pendek, contohnya:
Related:
Penjelasan Lengkap Tentang Interjection Dalam Bahasa Inggris
A
dog / A wet and stinky dog.
Kedua contoh di atas meski berbeda
panjangnya namun sama sama termasuk kedalam phrase, bahkan jika kita sudah
sangat mahir menggunakan kosakata dalam Bahasa Inggris, sebuah phrase bisa
dibentuk dengan lebih panjang lagi.
2.
Berbagai
Jenis Phrase Dan Contohnya
Berdasarkan kosakata yang menjadi fokusnya
atau yang mengepalainya, phrase dalam Bahasa Inggris bisa dibagi menjadi
beberapa jenis. Berikut ini penjelasan untuk masing masing jenis phrase
tersebut beserta contohnya.
Noun
Phrase
Sebuah
noun phrase terdiri dari atau meliputi beberapa hal berikut ini: Noun (person,
place, thing) , dan modifier (determiner, adjective, participle).
Contoh
Noun Phrase: a handsome English teacher, a funny youtuber, a smart and rich
blogger
Verb
Phrase
Sebuah
verb phrase merupakan kumpulan dari beberapa verb, sehingga bisa merupakan
gabungan dari beberapa unsure berikut: Auxiliary verb, main verb.
Contoh
Verb Phrase: had cleaned, should have been waiting, must wash
Adjective
Phrase
Adjective
phrase merupakan sebuah frasa yang terdiri dari hal hal seperti berikut ini:
adjective, modifier, determiner, intensifier.
Contoh
Adjective Phrase: very handsome, smooth and crunchy, curly and black
Adverbial
Phrase
Sebuah
adverbial phrase dibangun disekitar adverb dengan menambahkan kata sebelum atau
setelahnya.
Contoh
Adverbial Phrase: very slowly, as fast as possible
Prepositional
Phrase
Prepositional
phrase merupakan jenis phrase yang terdiri daro preposition dan object serta
berfungsi sebagai adverb.
Contoh
Prepositional Phrase: on time, at the parking area, between you and me
Infinitive
Phrase
Infinitive
phrase akan dimulai dengan sebuah infinitive (to + simple verb), terkadang
dilengkapi juga dengan object atau modifier untuk melengkapi maknanya.
Infinitive phrase ini bisa berfungsi sebagai noun, adjective ataupun adverb.
Contoh
Infinitive Phrase: to walk through the door, to hear the news, to slurp the
noodle
Gerund
Phrase
Gerund
phrase adalah jenis phrase yang terdiri dari gerund dan modifier, bisa juga
diikuti dengan noun, pronoun atau noun phrase, serta berfungsi sebagai noun.
Contoh
Gerund Phrase: getting the highest prize, giving discount, walking in the rain
Participle
Phrase
Participle
phrase atau participial phrase akan dimulai dengan sebuah present participle
atau past participle. Jika participle nya dalam present, maka akan berakhiran
–ing, dan jika participle nya dalam past maka akan berakhiran –ed, kemudian
akan dilengkapi lagi dengan object dan modifier.
Contoh
Participle Phrase: flexing his muscle, ripped from a notebook
Appositive
Phrase
Appositive
phrase bisa berupa noun phrase, gerund phrase, ataupun infinitive phrase yang
digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun lain.
Contoh
Appositive Phrase: sailing across the ocean, the best-selling smartphone in the
market
Absolute
Phrase
Sebuah
absolute phrase menggabungkan sebuah noun dan sebuah participle dengan disertai
modifier atau object.
Contoh
Absolute Phrase: his finger dancing over the guitar strings
A.
Clause
1.
Pengertian
dan Jenis Clause Bahasa Inggris
Clause bahasa
Inggris menjadi topik pelajaran grammar yang paling penting untk disimak ketika
belajar bahasa Inggris kita sudak masuk vase kalimat kompleks. Berbicara
tentang klosa (clause) dalam pelajaran bahasa Inggris berarti kita berbicara
tentang complex sentence, dimana suatu kalimat yang terdiri dari beberapa
kalimat kecil didalamnya. Kalimat-kalimat kecil ini kemudian kita sebut sebagai
clause (klosa)
Dilihat dari statusnya pada kalimat,
clause dalam bahasa Inggris dibedakan menjadi 2 macam,; yaitu Independent
Clause dan Dependent clause. Clause pertama disebut “independent ” karena
kalimat kecil ini sudah mampu berdiri sendri dalam artian sudah memenuhi sarat
dasar sebuah kalimat yaitu adanya Subject, Predicate dan sudah mempunyai
pemaknahan yang lengkap. Dependent
Clause ini kemudian dianggap sama dengan “sentence” (kalimat)
contoh
clause bahasa inggris dalam kalimat
Contoh
clause bahasa Inggris
Sedangkan
clause yang kedua disebut sebagai “dependent” karena kalimat kecil ini harus
melekat pada kalimat yang lain guna memenuhi syarat dasar adanya Subject dan
predicate dan ketidaklengkapan maknanya.
Dependent
clause biar berfungsi sempurna alias mempunyai makana yang komplit harus
melekat pada clause yang lain. Dilhat dari fungsi dan kedudukannya, Dependent
Clause dibedakan menjadi 3 macam clause utama, yaitu Noun Clause, Adjective
Clause, dan Adverb Clause. Berikut adalah masing masin pembhasan dan contoh
singkatnya.
Jenis
Clause Bahasa Inggris dan Contohnya
a)
Noun
Clause as Subject
Bebicara
Noun Clause berarti kita harus mengingat kembali fungsi Noun dalam suatu
kalimat. Sebagaimana banyak dinyatakan dalam pelajaran grammar dan structure
bahasa Inggris, Noun adalah salah satu parts of speech yang mempunyai fungsi
dan kedudukan sebagai Subject atau Object. Untuk itu kesimpulan sederhanananya,
Noun Clause As Subject adalah sebuah Dependent Clause yang berfungsi dan
berkedudukan sebagai Subject dalam keseluruahan kalimat komplek tersebut. Untuk
lebih jelasnya, lihat beberapa contoh tersebut!
What
they did with the treasure remains a mystery.
Whatever
you want for dessert is fine with me.
That
you should feel this way about her came as a great surprise to us.
b)
klosa
yang dicetak tebal adalah contoh Noun Clause As Subject
c)
Noun
Clause as Object
Diatas
telah disampaikan bahwa Noun pasti berkedudukan sebagi Subject atau Object.
Ketika Dependent Clause itu berfungsi sebagai Object dari keseluruhan kalimat
komplek tersebut, maka Klosa yang demikian disebut sebagai Noun Cluse As
Object. Masih bingung? Lihat contoh berikut!
Juan
finally revealed what he had done with the money.
Her
husband spent whatever she had saved over the years.
I
don’t know what I should do next.
Klosa
yang dicetak tebal adalah contoh Noun Clause As Object. Pembahasan lebih lanjut
kemudian kita juga mengenal istilah Noun Clause as Object Preposition dan Noun
Clause as Predicate Nominative. 2 Noun Clause terakhir sebenaranya berasal dari
kelompok Noun Clause as Objetc
2.
Adjective
Clause
Sebagaimana
namanya, adjective Clause akan berfungsi seperti Adjective itu sendiri dimana
penggunaaanya adalh sebagai modifier (yang menjelaskan) suatu Noun (kata
benda). Dengan begitu Adjective clause adalah dpendent clause yang berfunsi
menjelaskan sutua kata benda dalam kerangkah kalimat komplek. Untuk lebih jelasnya,
lihat contoh berikut
My
brother, who now teaches math in a small college, never liked math in high
school.
The
Federated Bank, which was founded nearly two centuries ago, folded during the
state’s economic crisis.
Klosa
yang dicetak tebal adalah contoh Adjecttive Clause.
3.
Adverb
clause
Adverb
digunakan sebagai penjelas dari kata kerja. Maka Adverb Clause pu digunakan
untuk menejelaskan sebuah Verb (kata kerja) dalam struktu kalimat komplek. Mari
kita liaht contoh berikut!
The
team had fallen behind by ten points before they were able to figure out the
opponent’s defense.
Since
he started working nights, he doesn’t see much of his kids.
While
Josie sat inside watching television, Gladys shoveled the driveway.
B.Idiom
1.
Pengertian
Idiom
Idiom
is an expression whose meaning is not predictable from the usual meanings of
its constituent elements. (Idiom adalah sebuah ungkapan yang artinya tidak
dapat ditebak/ diprediksi dari makna yang lazim atau biasa dari penyusunnya).
Idiom juga
merupakan sebuah ungkapan yang memiliki arti berbeda dari setiap kata di
dalamnya. contoh begini, jika ada seseorang mengatakan kepada kamu ” Betis mu
menarik hati ku”, mungkin kamu akan
berpikir aneh, mana mungkin Betis bisa menarik hati seseorang karena yang dapat
menarik sesuatu adalah tangan bukan Betis. ungkapan tersebut adalah Idiom
yang artinya bahwa betisnya menggoda atau menarik
perhatian. atau mungkin dia sedang bercanda dengan kamu.
Idiom Commonly Use Idioms ( Fungsi Idiom Secara Umum )
Dalam bahasa Inggris Idiom sering kali muncul dalam soal-soal Test
TOEFL terutama dalam bagian Listening (Listening Section). dalam test TOEFL ini
biasanya kita akan mengalami kesulitan dalam memahami apa yang dikatakan oleh
si Speaker atau Narrator. Cara efektif yang dapat kita lakukan untuk mengatasi
masalah ini adalah dengan cara mengetahui dan
menghafal Idiom tersebut.
Pada Umumnya dalam
Bahasa Inggris Idiom digunakan untuk
mengungkapkan Ide, gagasan atau Bahkan Nasehat kepada seseorang dengan menggunakan
ungkapan yang halus atau bukan makna sebenarnya. lebih tepatnya Idiom digunakan
sebagai Pribahasa.
The Example Of Idioms ( Contoh Kalimat Idiom )
Berikut ini adalah beberapa contoh Idioms dalam Bahasa Inggris dan
Maknanya:
Your guess is as good as mine (Dugaan mu sama bagusnya dengan
dugaan ku)
It has meaning that To have no idea, do not know the answer to a
question. maksudnya adalah kalau memang tidak ada ide, tidak akan tau jawaban
dari sebuah pertanyaan.
To hear something straight from the horse’s mouth (Untuk mendengar
sesuatu yang benar harus dari mulut kuda)
The meaning of this Idiom is To hear something from the
authoritative source. (untuk mendapatkan suatu informasi yang benar harus
diperoleh dari sumber yang benar).
Wouldn’t be caught dead (tidak akan dipegang orang yang mati)
Would never like to do something (tidak akan pernah suka untuk
melakukan sesuatu). dari Idiom ini maksudnya adalah jika dia tidak suka
terhadap sesuatu pekerkaan, dia tidak akan pernah melakukan melakukannya dengan
baik.
Taste of your own medicine (rasakan Obat mu sendiri)
Means that something happens to you, or is done to you, that you
have done to someone else. artinya adalah sesuatu yang terjadi pada mu atau
dilakukan seseorang kepada mu, pernah kamu lakukan kepada orang lain. misal,
kamu usil terhadap orang lain, sudah pasti kamu suatu saat akan diusilin oleh
orang lain.
Take with a grain of salt (ambil dengan sebutir garam)
This means not to take what someone says too seriously. artinya
adalah jangan terlalu diambil serius apa yang dikatakan orang lain.
Piece of cake (sepotong Kue)
A job, task or other activity that is easy or simple. maksud dari
idiom ini adalah sebuah tugas atau pekerjaan yang mudah dan sederhana.
It’s raining cats and dogs. (Hujan Kucing dan Anjing)
To rain cats and dogs means to rain very heavily (a downpour).
Hujan kucing dan anjing. maksud dari Idiom ini
adalah hujanya sangat deras
Oh no! You spilled the beans!/ you let the cat out the bag (Oh
tidak, kamu telah menumpahkan kacang/ kamu membiarkan kucing keluar dari tas)
To spill the beans means to let out a secret. menumpahkan Kacang,
maksudnya adalah membuka rahasia.
Why are you feeling blue?
(kenapa kamu merasa Biru )
To feel blue means to feel sad. Merasa biru maksudnya adalah merasa
sedih.
That jacket costs an arm and a leg. ( Jaket Itu membiayai lengan
dan kaki)
an arm and a leg means a large amount of money. lengan dan kaki
maknanya adalah uang banyak.
It is not rocket science. (Ini bukan roket sains)
not rocket science means something is not difficult. bukan roket
sains maksudnya adalah hal ini tidak sulit.
C.
Have and Has
1.
Mengenal
Arti kata Have dan Has
Sering mendengar penggunaan Have
serta Has tapi nggak tahu artinya apa? Tak usah khawatir karena kamu akan
segera mengetahuinya. Jika ditelusuri penggunaan serta makna Have & Has,
ada buanyak banget. Semua tergantung pada penggunaan dalam kalimat bahasa
Inggris.
Supaya nggak ribet, kita cari tahu
arti Have dan Has dengan melihat penggunaan atau fungsinya. Nggak banyak koq,
hanya 2 fungsi saja. Pada dasarnya, ada 2 fungsi Have serta Has:
Pertama, sebagai Kata Kerja Utama
(Main Verb), misalnya
> I have a new laptop. (Saya
punya laptop baru.)
> She has a handsome husband. (Ia
mempunyai suami ganteng)
Kedua, sebagai Kata Kerja Bantu
(Auxiliary Verb), misalnya
> I have bought a new house.
(Saya sudah membeli rumah baru.)
> She has got a new baby. (Ia
sudah punya seorang bayi.)
Lihat penggunaan Have dan Has pada
contoh kalimat bahasa Inggris di atas. Apakah kamu melihat perbedaan fungsi
pertama dengan kedua?
Pada fungsi pertama yaitu sebagai
Main Verb, penggunaan Have/Has menjadi kata kerja yang memiliki banyak makna.
Salah satu maknanya adalah “mempunyai”. Nanti kita bahas satu demi satu ya.
Biasanya, digunakan dalam kalimat Simple Present serta Present Future.
Pada fungsi kedua, Have dan Has
sebagai kata kerja bantu (Auxiliary Verb) memiliki arti “Telah/Sudah”. Have
& Has dipasangkan dengan Verb 3, digunakan dalam kalimat Present Perfect
Tense untuk menyatakan kegiatan yang sudah dilakukan.
Sampai sini, masih belum nangkep
juga? Tenang, pada subpoin 3 serta 4 kita bisa baca penggunaan Have dan Has
sebagai Main Verb serta Auxiliary. Sekarang lanjut memilih Subjek yang tepat
untuk dipasangkan dengan Have & Has.
2. Memilih SUBJEK sesuai penggunaan
Have dan Has dalam Bahasa Inggris
Memilih Subjek sesuai penggunaan
Have dan Has dalam Bahasa Inggris
Setelah mengenal makna Have beserta
Has, yuk kita cari tahu gimana menggunakannya dalam contoh kalimat bahasa
Inggris. Ini poin yang paling penting, yaitu memilih Subjek yang tepat.
Kini saatnya mencari pasangan untuk
Have serta Has. Subjek apa yang akur dipasangkan Have? Apa yang pas berpasangan
dengan Has? Kamu perlu tahu kalau Have & Has itu setia pada pasangan
Subjeknya. Sekali ingat, kamu bakal mahir penggunaan Have & Has.
Masih ingat ada Subjek apa saja
dalam kalimat Bahasa Inggris? Subjek bisa jadi benda mati atau benda hidup.
Jumlahnya bisa satu atau lebih dari satu.
Ada namanya kata ganti orang /
benda, dalam bahasa Inggris disebut PRONOUN. Kata ganti sebagai Subjek disebut
Subject Pronoun. Duh, istilah apa lagi sih ini? Sebenarnya simpel koq, kita
lihat contohnya langsung pada tabel berikut ini.
SUBYEK ARTINYA
They Mereka
We Kami
/ Kita
I Saya
/ Aku
You Kamu
/ Anda
She Dia
(perempuan)
He Dia
(laki-laki)
It Ia
/ Itu (satu benda mati/hidup)
Gimana caranya menghapal Subject
Pronoun tersebut? Ah, sekali lagi hindari menghapal ya. Tapi sering-seringlah
berlatih. Praktek bikin kalimat. Gunakan dalam percakapan.So pasti kamu mengingatnya
dengan mudah.
Trus kapan penggunaan Subyek untuk
Have serta Has? Supaya lebih jelas lagi, lihat tabel berikut ini.
They
We
I
You HAVE
She
He
It HAS
Jadi tampak jelas kalau Subjek yang
terdiri dari satu benda mati atau makhluk hidup menggunakan kata kerja bantu
HAS. Sedangkan untuk beberapa makhluk atau benda mati, gunakan HAVE. Untuk
Subyek I yang berarti Saya / Aku selalu dipasangkan auxiliary HAVE.
Trus gimana dengan Subjek yang lain?
Bagaimana jika Subyeknya adalah my father, my mother, my sister, my family, my
friends, the dog, the cats, the animal, the animals, Andi, Lucy, Rara, Dendra,
serta nama-nama lain di sekitarmu?
Kamu hanya perlu mengingat dua
penggunaan ini:
HAS untuk Singular alias satu benda.
HAVE untuk Plural alias beberapa
atau banyak benda.
Benda yang dimaksud itu baik benda
mati maupun makhluk hidup ya. Contoh kalimatnya gimana? Kamu bisa membaca
buanyak contoh kalimat di poin berikutnya. Yuk pertambah pengetahuan bahasa
Inggrismu supaya mahir casciscus.
3. Penggunaan Have dan Has sebagai
KATA KERJA UTAMA (Main Verb)
Penggunaan Have dan Has sebagai KATA
KERJA UTAMA (Main Verb)
Have & Has bisa berperan sebagai
kata kerja utama. Apa maksudnya? Jadi, dalam bahasa Inggris ada yang namanya
Main Verb yaitu kata kerja utama serta ada Auxiliary Verb atau kata kerja
bantu.
Pada poin pertama sudah dibahas
sekilas perbedaan Main Verb dengan Auxiliary. Poin ke-3 ini kita fokus pada
penggunaan Have dan Has sebagai Main Verb. Kamu perlu tahu bahwa kata Have
& Has dalam kalimat bahasa Inggris memiliki berbagai macam arti.
Sebagai kata kerja utama, Have dan
Has memiliki bentuk pertama kedua ketiga, biasa disebut Verb1, Verb2 &
Verb3. Verb 1 sering disebut Infinitive. Verb 2 disebut Past Tense. Verb 3
dikenal dengan istilah Past Participle. Kayak gimana Verb 1 2 3 dari Have &
Has? Yuk simak.
Verb1 – Verb2 – Verb3
Have/Has – Had – Had
Jadi sebagai kata kerja utama,
bentuk kedua ketiga dari Have/Has adalah Had. Kata kerja Have dan Has digunakan
dalam kalimat Simple Present Tense serta Present Future. Sedangkan penggunaan
Had adalah dalam kalimat Past Tense serta Perfect Tense.
Tadi dibahas bahwa penggunaan
Have/Has sebagai kata kerja utama memiliki buanyak arti. Di sini kita bahas
beberapa yang paling sering digunakan dalam keseharian. Tentu dilengkapi contoh
plus terjemahannya biar terlihat jelas maknanya.
“MEMPUNYAI”
> They have beautiful eyes.
(Mereka punya mata yang indah.)
> She has a lot of money. (Ia
memiliki banyak uang.)
> He doesn’t have much time. (Ia
tak punya banyak waktu.)
> Do you have a dream? (Apa kau
punya sebuah impian?)
“MENYURUH / MEMINTA ORANG
MENGERJAKAN”
> I had my hair cut yesterday
evening. (Aku meminta orang memotong rambutku kemarin malam.)
> Jony has his car washed twice a
month. (Mobil Jony dicuci 2x sebulan.)
> We have our walls redecorated
every year. (Tembok-tembok kami didekorasi ulang setiap tahun.)
MAKAN / MINUM
> I want to have a cup of tea.
(Aku ingin minum secangkir teh.)
> She had some cake before
sleeping. (Dia telah makan kue sebelum tidur.)
> We have a delicious meal every
Friday. (Kami makan makanan lezat setiap hari Jumat.)
> He always has a glass of water
in the morning. (Ia selalu minum segelas air putih pada pagi hari.)
Ingin mendapatkan daftar kata kerja
selengkapnya? Tenang, di sini lengkap banget deh.
Kata Kerja Simple Present Tense
alias Verb1
Kata Kerja Simple Past Tense alias
Verb2
Untuk daftar Verb3, kamu bisa
dapatkan linknya pada akhir artikel ini.
MENGALAMI, KEGIATAN, ACARA
> They had a great time
yesterday. (Mereka bersenang-senang kemarin.)
> I am going to have a shower.
(Aku mau mandi.)
> Let’s have a party tomorrow!
(Ayo adakan pesta besok.)
> He has a party once a month.
(Ia mengadakan pesta sebulan sekali.)
HARAPAN / UCAPAN PERPISAHAN
> Have a good day / Have a nice
day (Semoga harimu menyenangkan.)
> Have a great sleep / Have a
great nap (Semoga tidurmu nyenyak)
Sebenarnya, masih banyak lagi
penggunaan Have/Has dalam bahasa Inggris sebagai Main Verb. Kita sambung di
postingan yang lain ya. Kita lanjut ke materi Have dan Has sebagai Auxiliary
Verb. Seperti apa ya? Yuk langsung cus ke poin empat.
Jangan lewatkan penggunaan Have/Has
dalam contoh descriptive text tentang seseorang. Saat mendeskripsikan
seseorang, kamu akan menggunakannya seperti dalam artikel: 6 Contoh Descriptive
Text tentang Seseorang Tercinta.
4. Penggunaan Have dan Has sebagai
KATA KERJA BANTU (Auxiliary alias Helping Verb)
Tadi kita sudah lihat bahwa Have/Has
memiliki banyak makna. Itu adalah fungsi Have/Has sebagai Main Verb. Saatnya
sekarang kita bahas Auxiliary atau kata kerja bantu.
Sebagai Auxiliary, Have/Has
digunakan dalam kalimat Present Perfect Tense. Kata Have/Has yang diletakkan
setelah Subyek digunakan untuk menyatakan kegiatan yang SUDAH dilakukan pada
masa lampau, tapi masih berhubungan dengan masa sekarang.
Satu hal tambahan yaitu singkatan
dari Have dan Has. Yap, terkadang kita bisa memperpendek kata ini. Biasanya
penggunaan dalam pesan singkat, sms, atau percakapan informal.
Contoh:
I’ve = I have
We’ve = We have
She’s = She has
He’s = He has
Hati-hati dengan apostrophe s alias
‘s pada kata He’s atau She’s. Singkatan ‘s bisa berarti is. Nah, kalau yang
dipake adalah Verb 3 berarti itu adalah singkatan dari HAS. Karena Has diikuti
dengan Verb3.
Masih ingat rumus Present Perfect
Tense? Coba perhatikan gambar di bawah ini. Ada rumus kalimat positif, negatif,
interogatif. Penggunaan Have dan Has diikuti kata kerja Past Participle alias
Verb3.
Rumus Present Perfect Tense untuk
kalimat positif, negatif, interogatif
Bisakah kamu membuat contoh kalimat
Present Perfect Tense menggunakan Have dan Has? Berikut ini kamu akan menemukan
banyak contoh.
Tips berikut sukses membantu ratusan
ribu pelajar meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka. Jangan lewatkan
artikel dahsyat ini: Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris ini Terbukti Berhasil
Tanpa Kursus.
5. Contoh Penggunaan Have dan Has
dalam Kalimat Present Perfect Tense
She has started a new company. (Ia
sudah memulai perusahaan baru.)
They have lived here since 1980.
(Mereka sudah tinggal di sini sejak 1980.)
Have you seen him today? (Apa kau
telah melihatnya hari ini?)
I have already received a letter
from my dad. (Aku sudah menerima surat dari ayahku.)
He has watched the movie three times
already. (Dia telah menonton film tersebut sebanyak tiga kali.)
D.
Direct and Indirect Speech
1.
Pengertian
Direct and Indirect Speech
Direct
and indirect speech digunakan untuk mengatakan atau menceritakan kembali apa
yang dikatakan seseorang kepada orang lain. Dalam Direct Speech (Kalimat
Langsung) kita mengulang kembali persis seperti apa yang dikatakan seseorang
atau apa yang kita dengar dengan tidak mengubah satu katapun.
Misalnya: My sister said: “I have
lost my money”.
Dalam Direct Speech, ucapan atau
kata-kata yang diulang ditempatkan dalam tanda kutip dengan didahului oleh
titik dua sesudah Reporting Verb. Kalimat langsung (Direct Speech) biasanya
digunakan pada percakapan-percakapan dalam buku-buku, sandiwara, drama, atau
kutipan-kutipan. Jika Direct speech di atas diubah ke dalam Indirect Speech
akan menjadi: My sister said that she had lost her money.
Berdasarkan contoh di atas jelaslah
bahwa Simple Past Tense dalam tanda kutip berubah menjadi Past Perfect Tense
dalam Indirect Speech.
Untuk mengubah Direct Speech ke
dalam Indirect Speech yang perlu sekali diperhatikan adalah Reporting Verb
dalam bentuk Simple Present Tense, maka dalam Indirrect Speech tidak akan
mengalami perubahan Tenses. Yang berubah hanya Pronoun-nya saja. Misalnya:
a.
He says: “The first train will
arrive early today”.
b.
He says that the first train will
arrive early today.
Dalam perubahan Direct Speech ke
Indirect Speech tenses akan mengalami perubahan sebagai berikut:
|
No
|
Direct Speech
|
Indirect Speech
|
|
Simple Present Tense
Linda said: “I buy my dictionary at the book shop”
|
Simple Past Tense
Linda said that she bought her dictionary at the book
shop
|
|
|
Present Continuous Tense
She said: “I doing my English homework”
|
Past Continuous
She said that she was doing her English homework
|
|
|
Present Perfect
John said: “I have finished doing my reports”
|
Past Perfect Tense
John said that he had finished doing his reports
|
|
|
Present Perfect Continuous Tense
He said: “We have been living here for three years”
|
Past Perfect Continuous Tense
He said that they had been living there for three years
|
|
|
Future Tense
Laila said: “We will leave for Singapore”
|
Past Future Tense
Laila said that they would leave for Singapore.
|
|
|
Past Continuous
He said: “I was reading an English novels”
|
Past Perfect Continuous Tense
He said that he had been reading English novels
|
c. Selain perubahan tense dalam contoh-contoh di atas,
keterangan waktu juga mengalami perubahan sebagai berikut:
|
No
|
Direct Speech
|
Indirect Speech
|
|
1.
|
Father said: “I’ll be very busy today”
|
Father said that he would be very busythat day
|
|
2.
|
He said: “I came to your houseyesterday”
|
He said that he had come to my house the day
before
|
|
3.
|
He promised: “I will return your books tomorrow”
|
He promised that he would return my books the
next day
|
|
4.
|
They said: “We will go to your housenext week”
|
They said that they would come to my house the
following week
|
|
5.
|
She said: “I am going to Americanext year”
|
She said that she was going to Americathe following
year
|
|
6.
|
He said to me: “I bought this dictionary last
week
|
He told me that he had bought that dictionary the
previous week
|
|
7.
|
John said: “My father came back from Japan last
month”
|
John said that his father had come back from
Japan the previous month
|
|
8.
|
She said: “I sent my application letterthe day
before yesterday”
|
She said that she had sent her application letter two
days before
|
E. Linking
Verb
1.
Pengertian Linking Verb
Sebelum
mempelajari materi mengenai linking verbsebaiknya ketahuilah makna dari verb
terlebih dahulu. Verb adalah kata yang berfungsi sebagai aksi atau tindakan,
kejadian, keadaan dan sikap. Sebuah kalimat (bahasa Inggris) menggunakan verb
ini sangatlah penting karena menunjukkan suatu makna, tujuan dan keadaan secara
spesifik dan lebih jelas. Kemudian, verb (dalam bahasa Inggris) terdiri dari 6,
yaitu transitive, intansitive, linking, auxiliarry, regular dan irregular verb.
Masing-masing jenis verb tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Selain itu,
bentuk penggunaan kata kerja (verb) tersebut juga berbeda-beda. Nah, kali ini
akan membahas mengenai linking verb secara jelas dan lengkap beserta dengan contoh-contoh
linking verb.
linking
verb adalah kata kerja digunakan untuk menghubungkan antara kata pada sebuah
kalimat (bahasa Inggris). Linking verb ini menghubungkan antara subject dengan
pronoun (kata ganti) atau adjective (kata sifat) yang menerangkan pelaku atau
subject. Linking verb juga sering disebut sebagai kata kerja penghubung. Dalam
penggunaannya linking verb terdiri dari 3 jenis, yaitu verb of being, verb of
be dan verb of sensation. Ketiga jenis linking tersebut sangat berbeda dimana
verb of being terdiri dari am, is are dan sebagainya kemudian untuk verb of
sensation, yaitu seperti appear, feel, grow dan sebagainya. Untuk mengetahui
jauh lebih jelas mengenai materi linking verb mari simaklah penjelasan berikut
ini.
Contoh Kata Fungsi dan Kalimat Linking Verb
2.
Fungsi linking verb
Sesuai
dengan namanya yaitu linking verb yang berarti kata penghubung. Linking verb
ini memiliki peran sebagai kata penghubung pada suatu kalimat, yaitu antara
subject dengan pelengkap. Pelengkap (complement) bisa berupa adverb, adjective
dan noun.
3.
Bentuk linking verb to be:
1) Am
2) Is being
3) Was
4) Was being
5) Are
6) Are being
7) Were
8) Has
9) Has been
10) Have been
11) Had been
12) Might have been
13) Will have been
4.
Bentuk linking verb to become :
Becomes
1) Become
2) Became
3) Have become
4) Has become
5) Had become
6) Will have become
7) Will become
5.
Bentuk linking verb to seem :
1) Seems
2) Seemed
3) Seeming
4) Have seemed
5) Has seemed
6) Will seem
7) Had seemed
6.
Bentuk linking verb of sensation :
1) Smell. (mencium (aroma/bau))
2) Taste. (merasakan (masakan/
minuman))
3) Look. (melihat (dengan sengaja))
4) Stay. (tinggal (sementara))
5) Get. (mendapatkan)
6) Grow. (tumbuh)
7) Look. (melihat (dengan sengaja))
8) Prove. (membuktikan)
9) Sound. (membunyikan)
10) Remain. (tetap)
11) Feel. (merasakan (perasaan))
12) Appear. (muncul/ keluar)
F. Demonstrative
1.
Definition of Demonstrative Pronoun
(Pengertian Demonstrative Pronoun)
Ketika
kita menunjukkan jari tangan kita terhadap sesuatu benda atau orang, yang
sering disebut dengan komunikasi non verbal. tentu kta akan mengatakan : ” itu,
ini, disini, disana dll.”
Dalam ilmu bahasa secara umum hal itu
digunakan untuk menunjukkan arah atau menekankan perintah, seperti ‘Pergi
kesana… sekarang!’ dan Tentu saja, orang
yang diperintahkan hanya akan bergerak/ pindah jika ia melihat orang yang
menunjuknya. setuju?
Namun, untuk bahasa lisan dan tulisan, kita perlu juga kata-kata yang khusus dan
jelas untuk menentukan atau menunjukkan
objek benda/orang baik dekat maupun yang jauh berda disekitar kita. terutama
dalam bahasa Inggris.
Nah,
Dalam kasus seperti ini, dalam ilmu bahasa Inggris ada emapt kata petunjuk yang
biasa digunakan khusus untuk menunjukkan sebuah objek baik benda, tempat maupun
orang. kata petunjuk itu antara lain: this, these, that, and those. kata- kata
petunjuk tersebut dalam Bahasa Inggris disebut Demonstrative Pronoun. lalu apaitu demonstrative Pronoun?? nih
simak penjelasan berikut ini..
Demonstrative
Pronoun adalah kata ganti demonstratif atau kata ganti yang secara khusus
mengidentifikasi atau menunjukan suatu hal, bisa berupa benda, tempat atau
orang. yang dapat berupa benda/ orang tunggal (Singular)
atau jamak (Plular) . dan biasanya mengacu atau menunjukkan benda yang dekat
dan benda yang jauh disekitar tempat dimana benda tersebut berada.
2.
The Usage of Demonstrative Pronoun (Fungsi Demonstrative Pronoun)
Dalam tata bahasa Inggris Demonstrative
pronoun digunakan untuk menunjukkan benda atau sekelompok benda dan juga
kadang-kadang orang. Benda atau sekelompok benda yang ditunjukkan oleh
demonstrative pronoun ini bisanya benda tunggal dan juga benda yang berjumlah
banyak, misal banyak batu, banyak uang dll. Kata petunjuk This (singular) dan
These (Plural) digunakan dalam kalimat/ percakapan yang bendanya dekat dengan
speaker.
Contoh.
This Book is mine. Buku ini adalah milikku
These books are mine. buku – buku ini adalah
milik ku.
Kata Petunjuk That (Singular) dan Those
(Plural) digunakan untuk menunjukkan benda yang jauh disekitar Speaker/
pembicara.
Contoh.
That is your car. Itu adalah mobil mu
Those are andi’s books. buku-buku itu adalah
milih andi.
3.
Examples of Demonstrative Pronouns (Contoh
kaliamat Demonstrative Pronoun)
This is very yummy! ini sangat
I would like those, please. tolong, aku ingin
itu
I am not sure that is how you do it. aku
tidak yakin bagaimana kamu melakukannya
These are the most comfortable. ini adalah
yang paling nyaman
Could you hand me that? bisakah kau bantu aku
mengambilkan itu?
This is crazy! ini gila
Those belong to Sarah. itu milik farah
Could you help me move these?bisakah kamu
membantu ku memindahkan ini.
That is not mine. itu bukan milik ku
Bring me those.bawakan aku itu.
Demonstrative Pronouns Exercise (Latihan
Demonstrative pronoun)
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Bahasa Inggris adalah bahasa dunia dan juga banyak
digunakan bahasa di internet. Hampir setiap buku bahasa telah diterjemahkan
versi bahasa Inggris. Sehingga mudah untuk mendapatkan informasi dunia jika
Anda tahu bahasa Inggris.
Bahasa Inggris adalah penting bagi saya karena bahasa
Inggris adalah bahasa Internasional. Kita harus mempersiapkan diri menghadapi
era globalisasi. Saat ini, banyak perusahaan merekrut karyawan mereka dengan
uji kemampuan dalam bahasa Inggris. Kita bisa mendapatkan informasi lebih
lanjut dan lebih di Internet, tetapi informasi 80% di Internet menggunakan
bahasa Inggris. Saya pernah mendengar bahwa orang cerdas adalah orang yang bisa
menggunakan bahasa tertentu.
Orang harus tahu beberapa bahasa, minimal mereka dapat
menggunakan dua bahasa, bahasa Nasional dan bahasa Internasional. Bahasa
nasional adalah untuk komunikasi untuk sesama bangsa dan bahasa internasional
untuk komunikasi kepada orang-orang dari negara lain. bahasa daerah adalah
penting untuk berkomunikasi dengan orang dari daerah yang sama, tetapi saat ini
kita jarang menggunakan bahasa daerah.

Komentar
Posting Komentar